Tampilkan postingan dengan label refleksi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label refleksi. Tampilkan semua postingan

Rabu, 13 Agustus 2008

Marhaban yaaa ramadlan.....


"apabila umat ku tau apa yang terkandung dalam ramadhan, maka mereka akan berharap bulan dalam setahun ramadhan keseluruhannya" sahabat...tak terasa ramadhan telah ada di depan pintu, menanti hati-hati yang kering untuk di siram, menunggu jasad yang kotor untuk di bersihkan..., menjadi pintu bagi mereka yang sesat menuju kebenaran, menjadi penerang bagi kita yang buta dan silau dalam melihat indahnya dunia... jika setahun kemarin kita menjadikan ramadhan sebagai pernak-pernik penambah pahala..hari ini kita harus memulai dengan hal baru, mengamalkan ramadhan sebagi sebuat barometer kelulusan kita dalam tahun ajaran baru di madrasah al-mutamayyizah, sehingga kita bisa menilai hasil ujian kita selama bersekolah dibulan ramadhan dengan berguru langsung kepada allah, kita lah yang kemudian menentukan lulus-tidaknya kita dari sekolah yang suci ini. mari kita siap kan diri, memantapkan hati, menenagkan bathin, melangkah dengan bismillah menuju pintu gerbang suci madrasah al-mutamayizah... Jika hati sejernih air, jangan biarkan ia keruh, jika hati seputih awan jangan biarkan ia mendung, jika hati seindah bulan hiasilah dengan iman, kini ramadan akan tiba sebulan lagi, dgn kerendahan hati maafkanlah segala kesalahan marhaban ya ramadhan, Allahumma baarik lana fi-Sya'ban wa ballighna Ramadhan, 1429 H Wassalam....

Sabtu, 14 Juni 2008

Liarnya Syahwat Tuhan...

Oleh: Azmie eF

jika mengacu pada teori "al-faith" milik ibnu sina, yang menyatakan bahwa manusia adalah pancaran tuhan yang berrefleksi di bumi maka, sutu hal yang lazim jika kita punya hak yang sama atas sifat dan sikap Tuhan dalam arti yang real. bahkan setali tiga uang al-qur'an pun menyatakan bahwa kedekatan kita dengan sang kholiq adalah jauh lebih dekat dari urat nadi kita, merujuk pada ayat "innallaha aqrobu minkum min hablilwarid" tsb bukan kah berarti kita ada dalam kuasa tuhan yang menggerakkan tiap jari dalam tangan dan menentukan tiap langkah kaki kita? dan secara langsung tuhan juga akan merasakan tiap kesedihan dan kesenangan yang kita rasakan...jika memang seperti itu siapakah yang membuat birahi kian tinggi???apakah tuhan juga merasakan orgasme yang kita rasakan ketika merengkuh titik puncak syahwat manusia...apakah yuhan juga yang mengajak kita dalam ranah syahwat liar kekuasaan, dan segala macam keserakan yang muncul dalam ide dan ego kita???
sahabat... Dia yang maha segalanya tentu tak layak jadi kambing hitam atas semua yang kita lakukan dipermukaan bumi, namun tentu apa yang kita lakukan tak akan terlepas dari segala qudrat dan iradah-Nya, jadilah hamba terbaik intuk_nya hingga akhirnya kita akan kembali dalam rangkulan dan pelukan-Nya...